Cimandala // SuaraMetroNews // Kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, di Kabupaten Bogor pada Kamis (26/2/2026)

menandai momen bersejarah bagi Kabupaten Bogor yang resmi menjadi kabupaten pertama di Indonesia dalam memelopori percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) secara masif dan terukur.

Sekda Ajat menyampaikan bahwa perhatian dari pemerintah pusat merupakan suntikan semangat bagi para tenaga medis di lapangan.

“Hal ini menjadi motivasi kami, motivasi spirit untuk terus berjuang mengurangi TBC di Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Ajat menjelaskan bahwa kontribusi Kabupaten Bogor sangat krusial bagi data kesehatan nasional. Dengan luas wilayah hampir 3.000 km persegi, atau setara 28 kali luas Kota Bogor, Kabupaten Bogor menyumbang sekitar sepertiga dari total data penanganan TBC di Jawa Barat.

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa pemberantasan TBC merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran, yakni pemberantasan TBC secara nasional.

Pemerintah telah menetapkan program ini sebagai Quick Win yang dilakukan secara masif dan lintas sektoral.

Pemerintah tidak hanya memberikan pengobatan gratis, tetapi juga dukungan ekonomi bagi pasien tidak mampu. “Jadi nanti bukan hanya mengobati pasien, tapi pasien yang tidak mampu juga bisa mendapatkan tunjangan uang 200 ribu rupiah. Kemudian, sekiranya pasien tidak mampu, bisa mendapat tunjangan beras,” tegas Wamenkes.

Wamendagri Akhmad Wiyagus, menjelaskan tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor mengefektifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) secara terkolaborasi dan terukur.( Red )