BOGOR // Suarametronews // Dalam upaya meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi dan mencetak generasi muda berjiwa kewirausahaan, Kalpataru Business School (KBS) berkolaborasi dengan DPD KNPI Kabupaten Bogor secara resmi meluncurkan “Gerakan Sadar Kuliah” di Auditorium SETDA Kabupaten Bogor pada Kamis (23/7).

Mengusung misi utama “Mencetak 1.000 Sarjana Muda Mandiri”, gerakan ini hadir sebagai wujud nyata sinergi antara dunia akademisi dan organisasi kepemudaan dalam memberikan wawasan, motivasi, serta akses pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau bagi para pemuda di wilayah Kabupaten Bogor.

Momen peluncuran ditandai dengan penyerahan simbolis beasiswa dan pendampingan program kepada para perwakilan pemuda dan calon mahasiswa pelopor.

Sinergi Kampus dan Pemuda adalah Kolaborasi strategis antara Kalpataru Business School dan DPD KNPI Kabupaten Bogor menjadi jembatan untuk menjangkau lebih banyak pemuda hingga ke pelosok daerah agar mendapatkan akses pendidikan tinggi.

Akses Pendidikan Inklusif: Program ini menyediakan skema kemudahan dan beasiswa kuliah agar keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang generasi muda meraih gelar sarjana.

Kurikulum Kemandirian Bisnis: Para mahasiswa penerima manfaat tidak hanya dibekali pendidikan akademik, tetapi juga pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship) dan capacity building bersama KNPI agar siap menjadi sarjana yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

Peluncuran yang digelar di Auditorium SETDA mempertegas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pemuda dan pendidikan.

“Gerakan Sadar Kuliah adalah komitmen bersama Kalpataru Business School dan DPD KNPI Kabupaten Bogor untuk membuka pintu masa depan bagi anak muda. Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan bergelar sarjana, tetapi melahirkan pemuda mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi langsung bagi pembangunan Kabupaten Bogor,” ujar perwakilan pelaksana di sela-sela kegiatan.

Melalui launching ini, KBS dan DPD KNPI Kabupaten Bogor berharap sinergi lintas sektor dapat terus terjalin erat demi mengawal keberlanjutan program hingga mencapai target 1.000 sarjana muda mandiri..( Bule )