Bogor // Suarametronews  // SDN Cipicung 04 sukses menyelenggarakan kegiatan Samenan (Kenaikan Kelas & Kelulusan) yang dipadukan dengan acara Apresiasi dan Gelar Karya untuk menutup Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan berlangsung meriah, khidmat, dan dihadiri oleh warga sekolah serta orang tua siswa.

Acara ini menggabungkan momen kenaikan kelas, pelepasan siswa kelas VI, pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi, serta pameran hasil karya dan proyek pembelajaran siswa sepanjang satu tahun ajaran.

Penyelenggara: SDN Cipicung 04 dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Rukmana, S.Pd. Peserta: seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, orang tua/wali murid, dan tokoh masyarakat setempat.

Berlangsung di lingkungan sekolah, tepatnya di Kampung Totopong RT 02/RW 01, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diselenggarakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, menjelang berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026.

Tujuan:

– Memberikan apresiasi atas usaha dan prestasi siswa

– Menampilkan hasil belajar, kreativitas, dan keterampilan siswa kepada orang tua

– Memotivasi siswa agar lebih semangat belajar di tahun ajaran berikutnya

– Membangun kerja sama erat antara sekolah dan keluarga.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan kepala sekolah, penyerahan raport dan piagam penghargaan, dilanjutkan penampilan seni siswa, serta pameran gelar karya berupa kerajinan, hasil tulisan, dan proyek pembelajaran. Suasana berjalan lancar, tertib, dan penuh kebanggaan bersama.

Kepala Sekolah Rukmana, S.Pd, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah nyata untuk melihat perkembangan anak didik secara menyeluruh. “Samenan bukan hanya seremonial, tetapi bukti bahwa siswa tidak hanya pandai teori, tapi juga bisa berkarya dan percaya diri tampil di depan umum,” ujarnya.

Orang tua murid pun memberikan apresiasi tinggi. “Kami senang bisa melihat langsung hasil belajar anak-anak. Gelar karya ini membuat kami lebih paham cara mereka belajar di sekolah,” ujar salah satu wali murid.

Pihak sekolah berharap tradisi ini terus ditingkatkan, menjadi momen yang membekas, membangun karakter, dan memacu semangat siswa untuk meraih cita-cita di jenjang pendidikan selanjutnya, kegiatan ini menjadi semangat baru agar sekolah terus mengembangkan potensi siswa secara maksimal.

“Ini wujud nyata pendidikan yang tidak hanya teori, tapi juga karya nyata,” ujar Rukmana. (Mahpudin Petet)